Captain's Review

[Movie Review] Sweet Sixteen — mana manisnya?!

sweet-sixteen-2016-1

 

Film taun kemaren tapi baru sempet nulis review sekarang. Biarlah. Sebenernya ane nggak begitu tertarik apalagi mengikuti film maupun drama dari Tiongkok. Tapi di awal-awal wacana film ini keluar, ane langsung bertekad kalo ane HARUS nonton! Motivasinya receh nan dangkal sih … cuma karena ada Hangeng ex-SUJU, Kris ex-EXO, ama Joo Won dimari XD XD XD

Bukankah itu motivasi yang cukup dan sangat berarti?! XD Soalnya ketiga-tiganya termasuk favorit ane dan berarti buat ane/ hah?/ Juga para warga yang mendiami fandom kpop apalagi yang udah sesepuh. Dua mantan anak SM yang keluar pertama dari grupnya, plus satu aktor yang kini statusnya udah taken ama salah satu sesepuh SM. Hmmmm, menarik.

Jadilah … no matter what happens, I MUST watch this movie!!

Ternyata ohh ternyata, bisa dibilang ini adalah film reverse harem. Dimana tokoh utama perempuannya dikelilingi oleh cowok-cowok (ganteng). Suatu bentuk kehidupan yang didamba oleh mayoritas penggemar oppa-oppa koriya. Dan cerita yang ringan dengan alur khas drama melankolis, khas cerita shoujou romance, sebenernya bukan selera ane banget. Tapi ingatkan lagi, ini ada tiga mas-mas cakep yang main lho! TIGA! TI-GA! Hangeng-Kris sebagai protagonis, dan Joo Won yang jadi antagonis. Gimana ane bisa nolak?! XD XD

Personally, ane ngerasa kalo alur cerita film ini terlalu cepet, dan bisa ngebuat kita kek, “Hah? Kok bisa?”,”Lho? Kok gini?”. Contohnya dimari kan Xia Mu alias Kris diceritain sebagai bocah yang nantinya jadi ‘adek’nya Yawang yang diperanin sama Shan Lu (Kris kena kaka-adek zone yalordddd XD ). Xia Mu ini masih bocah ingusan belum puber dan Yawang ini udah masuk sekolah menengah. Tapi kemudian kok tiba-tiba Xia Mu udah SMA dan Yawang masih SMA pula? Mungkin SMA tingkat akhir. Tapi kan ane tetep bertanya-tanya sebenernya berapa jauh jarak usia mereka ini?

Jalan cerita yang bener-bener simple dan khas drama juga nggak bikin kita pusing-pusing nontonnya. Pas banget buat tontonan ringan. Tapi yaaaa karena genre beginian is not my style, ane nggak begitu tersentuh maupun terharu apalagi mewek banjir pas Yawang ini kena musibah. Kayak … ane udah mengantisipasi dan menebak kalo Yawang bakal kena musibah.

Yang nggak ketebak itu waktu Xia Mu ternyata diam-diam menggugurkan kandungan Yawang padahal di awal Xia Mu bilang kalo Yawang harus jagain anak di dalam rahimnya. Dasar naga labil kau!!! Ending ceritanya juga cukup nggak terduga tapi nggak sampe bikin ane kaget saking twist-nya yang bener-bener wow.

Ceritanya juga rada plain kalo menurut ane karena character development tokoh-tokohnya berasa kurang dan karakter tokohnya sendiri kurang kuat, kecuali Joo Won yang jadi antagonis cakep-kaya-egois. Apa mungkin karena screen time yang kurang ya? Hmmmm. Untuk kemampuan akting para tokohnya nggak perlu diraguin lagi sih. Hangeng sejak keluar dari SUJU kan udah fokus di Tiongkok. Terus mas Joo Won juga keren aktingnya (tau kan, akting dia yang awalnya jadi tokoh antagonis tapi kemudian berubah jadi abu-abu di drama Baker King: Kim Tak Goo? Apalagi senyum antagonisnya itu lhooooo). Cuma di sini ane rasa aktingnya Kris masih kaku gitu.

Overall, film ini biasa aja kalo menurut ane. Yahh, itu masalah selera sih ya. Tapi jalan cerita yang udah khas drama, alur yang agak terburu-buru, dan kejutan yang kurang di film ini yang bikin ane nganggep kalo film ini biasa aja. Dan juga, ending cerita yang bitter keknya kurang pas ama judulnya XD

Advertisements

Speak up now!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s